Sejarah Farmakognosi di Dunia
Sejarah Farmakognosi :
The African System
Sejarah Farmakognosi di Afrika
Sejak zaman kolonial di Afrika penyakit di anggap sebagai kelainan yang memiliki penyebab alami dan supranatural. Harus dilakukan secara fisik dan spiritual dengan berbagai ramalan, mantera, pengorbanan hewan dan herbal. Ini merupakan jenis sistem keperawatan dengan tiga tingkat prinsip dasar :
- ramalan
- spiritualisme
- jamu
Contoh pengobatan melalui spiritualisme yaitu mandi spiritual yaitu dengan menuangkan air suci dan darah hewan dari ujung rambut higa ujung kaki.
Contoh pengobatan jamu
Melalui herbal, berbagai bagian digunakan dalam jamu seperti akar, umbi, rimpang dari berbagai ramuan misalnya seperti aspirin dari kulit pohon willow, quinine dri kulit cinchona
Contoh lainnya yg sudah menjadi turun temurun yaitu tanaman Agapanthus Africanus yang diekstrak daun dan akarnya menjadi teh untuk mengobati persalinan agar anak yang dilahirkan menjadi sehat
Penjelasan pada menit (01.09-02.09)
bagaimana sejarah perkembangan farmakognosi di afrika pada era modern seperti sekarang?
BalasHapusDengan meluasnya kolonialisme dan kekristenan, para misionaris kristen membangun pribasi-pribadi dan sistem pengobatan alopati tersebar luas untuk mengobati penyakit. Kemudian, pengobatan dengan spiritual tidak lagi diakui mampu mengatasi penyakit di era modern. Hal itu membuat ketertarikan pada tanaman-tanaman yang mampu menjadi obat.
HapusPada pengobatan spiritualalisme, darah hewan apa yang digunakan untuk pengobatan pada zaman itu?
BalasHapus